Bina Keluarga Remaja (BKR) Sedap Malam Padukuhan Gandok, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, menjalani verifikasi daring tingkat nasional GenRe Award 2026 kategori BKR berempat di ruang PKK Kapanewon Depok, Rabu 12 Agustus 2026 jam 13.00 WIB sd selesai
BKR Sedap Malam mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) setelah resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima nominasi terbaik nasional
Berdasarkan surat Direktorat Bina Ketahanan Remaja Nomor 2287/PK.02.00/F2/2026 tertanggal 3 Agustus 2026, GenRe Award 2026 merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Duta GenRe dan Ajang Jambore Kreativitas Nasional (ADUJAKNAS) 2026 Lima nominasi terbaik ditetapkan setelah melalui penilaian administrasi terhadap berkas peserta.
Pada kategori BKR, BKR Sedap Malam DIY masuk lima nominasi terbaik bersama BKR Cempaka Sari dari Jawa Tengah, BKR Hidayah dari Jambi, BKR Lamuniser Singer dari Jawa Barat, serta BKR Al-Ikhlas dari Sulawesi Selatan. Daftar tersebut tidak disusun berdasarkan peringkat.
Dalam verifikasi, tim BKR Sedap Malam mengikuti sesi wawancara dan konfirmasi terkait berbagai aspek pengelolaan kelompok, mulai dari program unggulan dan inovasi, pola kerja sama dengan mitra, hambatan dan tantangan pelaksanaan program, hingga manfaat kegiatan bagi keluarga yang memiliki remaja.
Tim juga menampilkan role play materi 1001 Cinta dan Drama dengan tema orang tua yang pandai mengelola emosi. Simulasi tersebut menggambarkan pentingnya kemampuan orang tua mengelola emosi sekaligus membangun pola komunikasi yang sehat dengan remaja.
Pada tahapan tersebut, dewan juri memberikan apresiasi terhadap sejumlah inovasi BKR Sedap Malam, antara lain pembuatan video drama dan audio drama bertema keluarga serta kunjungan rumah kepada keluarga yang memiliki remaja
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya BKR Sedap Malam agar edukasi dan pendampingan tidak hanya berlangsung dalam forum pertemuan, tetapi juga menyentuh keluarga secara langsung.
Ketua BKR Sedap Malam Lintang Kusuma Dewi, S.Psi. mengatakan pencapaian hingga lima besar nasional merupakan hasil kerja bersama sekaligus amanah untuk memberikan penampilan terbaik sebagai wakil DIY.
“Kami membawa amanah sebagai wakil DIY. Dukungan dari pemerintah, BKKBN, Kapanewon Depok, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Puskesmas Depok II, pemerintah padukuhan, PKK, PLKB, serta seluruh anggota dan masyarakat menjadi energi bagi kami untuk memberikan yang terbaik,” ujar Lintang.
Menurut Lintang, proses verifikasi juga menjadi kesempatan bagi BKR Sedap Malam untuk mengevaluasi dan terus mengembangkan program sehingga manfaatnya semakin dirasakan keluarga dan remaja.
Pelaksanaan verifikasi mendapat dukungan lintas sektor. Kepala Perwakilan BKKBN DIY Rohina, M.Si. turut hadir mendampingi BKR Sedap Malam dalam menghadapi tahapan nasional tersebut.
Hadir pula Panewu Depok Rakhmat Harinawan, S.Sos., M.Si., didampingi Ibu PAUD Kapanewon Depok, Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto, S.IP., M.AP., Carik Condongcatur Riska Dian Nur Lestari, S.TP., M.Sc. dan Kamituwa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam, A.Md.
Dari unsur keluarga berencana hadir Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Depok Siti Juwariyah, S.Sos., beserta jajaran. Dari unsur kesehatan hadir Pramidya Ujiana, S.KM. dari Puskesmas Depok II sebagai mitra BKR Sedap Malam.
Sementara itu, Dukuh Gandok Supriyono Atmojo hadir didampingi Ketua PKK Padukuhan Gandok, bersama pengurus dan anggota BKR Sedap Malam.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan kuatnya kolaborasi pemerintah, penyuluh, tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung BKR Sedap Malam yang membawa nama DIY di tingkat nasional.
Panewu Depok Rakhmat Harinawan, S.Sos., M.Si. menilai keberadaan BKR memiliki posisi strategis dalam mendampingi keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja.
“Dengan adanya BKR, keluarga dan remaja memiliki partner dalam membentuk keluarga yang berkualitas. Keberadaan BKR diharapkan turut berkontribusi dalam upaya menurunkan angka kenakalan remaja di Kapanewon Depok,” ujar Rakhmat.
Menurutnya, pembinaan remaja membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Keluarga menjadi lingkungan utama, sementara pemerintah, tenaga kesehatan, penyuluh, sekolah, serta kelompok masyarakat dapat memperkuat sistem pendampingan.
Capaian BKR Sedap Malam hingga lima besar nasional, lanjutnya, juga menjadi kebanggaan bagi Kapanewon Depok karena memperlihatkan bahwa gerakan yang tumbuh dari lingkungan padukuhan mampu berkembang menjadi praktik baik di tingkat nasional.
Dari sisi kesehatan, Pramidya Ujiana, S.KM. dari Puskesmas Depok II mengatakan keberadaan BKR Sedap Malam turut membantu memberikan gambaran mengenai kondisi remaja di wilayah Gandok.
“Adanya BKR Sedap Malam turut membantu memetakan keadaan remaja di wilayah Gandok sehingga bisa diambil langkah preventif sebagai bentuk upaya mengurangi kasus kesehatan fisik maupun mental remaja,” kata Pramidya.
Kemitraan tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan remaja tidak hanya berkaitan dengan pola komunikasi dan pengasuhan dalam keluarga, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan fisik dan mental.
Kedekatan kader BKR dengan keluarga menjadi modal penting untuk mengenali berbagai persoalan sejak dini sehingga langkah promotif maupun preventif dapat dilakukan secara lebih tepat.
Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto, S.IP., M.AP. menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan BKR Sedap Malam hingga mampu membawa nama Condongcatur, Kabupaten Sleman, dan DIY dalam kompetisi tingkat nasional.
“Keberhasilan BKR Sedap Malam sampai pada tahapan ini merupakan hasil kerja bersama. Kami berharap seluruh tim tetap percaya diri, kompak, dan mampu menunjukkan program serta inovasi terbaik yang selama ini telah dilaksanakan,” ujar Budi.
Pemerintah Kalurahan Condongcatur sebelumnya juga memberikan pembinaan dan pendampingan untuk mematangkan kesiapan BKR Sedap Malam menghadapi verifikasi nasional.
Dukuh Gandok Supriyono Atmojo berharap capaian tersebut semakin menguatkan semangat masyarakat dalam memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang remaja.
‘Kami tentu berharap BKR Sedap Malam memperoleh hasil terbaik dan mampu membawa nama harum DIY di tingkat nasional. Namun, lebih dari sebuah lomba, kami ingin BKR benar-benar hadir di tengah keluarga dan membantu orang tua mendampingi remaja agar tumbuh menjadi generasi berkualitas,” tutur Supriyono.
Keberhasilan menjalani tahapan nasional menjadi momentum bagi BKR Sedap Malam untuk menunjukkan bahwa pembinaan keluarga dapat dikembangkan melalui pendekatan yang kreatif, kolaboratif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Video dan audio drama sebagai media edukasi, kunjungan rumah kepada keluarga yang memiliki remaja, kemitraan dengan Puskesmas Depok II, hingga role play mengenai kemampuan orang tua mengelola emosi merupakan bagian dari ikhtiar membangun keluarga sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi remaja.
Dari Padukuhan Gandok Condongcatur, semangat gotong royong dalam membangun keluarga berkualitas kini membawa nama Kalurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman, dan Daerah Istimewa Yogyakarta ke panggung nasional. Lebih dari mengejar prestasi, perjalanan BKR Sedap Malam membawa pesan bahwa keluarga yang mampu mendengar, memahami, dan mendampingi menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya generasi muda yang berkualitas



