Pelayanan administrasi kependudukan tak selalu harus menunggu warga datang ke kantor pemerintahan. Di Kalurahan Condongcatur, layanan justru bergerak mendekati masyarakat hingga tingkat padukuhan melalui kolaborasi GERUDUK (Gerakan Update Adminduk) Pemerintah Kalurahan Condongcatur dan JEBOL TARGET Kapanewon Depok.

Kolaborasi tersebut kembali hadir di Ruang Posyandu Balai Padukuhan Ngropoh, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Rabu 9 September 2026 pukul 14.30–17.00 WIB

Didukung kader JAKADARA (Jaringan Kader Adminduk Depok agar Tertib dan Tertata) serta jejaring pelayanan di wilayah, kegiatan ini berhasil memfasilitasi 72 layanan administrasi kependudukan.

Kaur Tata Laksana Kalurahan Condongcatur, Andree Setiawan, S.H.I., mengatakan 72 layanan tersebut terdiri atas 54 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sembilan dokumen Kartu Keluarga (KK), tujuh dokumen KTP elektronik (KTP-el), dan dua dokumen Kartu Identitas Anak (KIA).

“Pelayanan jemput bola ini kami hadirkan agar masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan administrasi kependudukan. Di Ngropoh tercatat 72 layanan berhasil difasilitasi dan 54 di antaranya merupakan aktivasi IKD,” kata Andree.

Menurut Andree, pelayanan langsung hingga tingkat padukuhan tidak hanya mempermudah masyarakat mengurus dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran agar data kependudukan selalu lengkap, valid, dan mutakhir.

Capaian 54 aktivasi IKD juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Pendampingan secara langsung diharapkan membuat masyarakat tidak sekadar memiliki identitas kependudukan digital, tetapi juga memahami proses aktivasi dan pemanfaatannya melalui jalur pelayanan resmi.

GERUDUK merupakan upaya Pemerintah Kalurahan Condongcatur mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya di Ngropoh, GERUDUK bersinergi dengan JEBOL TARGET Kapanewon Depok serta diperkuat kader JAKADARA dan jejaring pelayanan yang berada dekat dengan warga.

Kepala Jawatan Umum Kapanewon Depok, Benyamin Dalung, S.Kom., mengatakan pelayanan berbasis kolaborasi menjadi salah satu cara agar kebutuhan maupun persoalan administrasi kependudukan masyarakat dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih cepat.

“Melalui JAKADARA Terpadu, kami ingin membangun jejaring pelayanan administrasi kependudukan yang semakin dekat dengan masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pemerintah kalurahan, dukuh, kader JAKADARA Ngropoh, Agen Perlinsos, dan seluruh unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, dan bermanfaat,” ujar Benyamin.

Menurutnya, keterpaduan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian dokumen kependudukan. Keberadaan jejaring hingga tingkat padukuhan juga dapat membantu mendeteksi berbagai persoalan adminduk yang masih dihadapi masyarakat.

Melalui dukuh, kader, dan jejaring pelayanan di wilayah, warga yang belum memiliki dokumen kependudukan, membutuhkan perubahan atau pemutakhiran data, belum melakukan perekaman KTP-el, maupun belum mengaktifkan IKD dapat lebih cepat diketahui dan difasilitasi.

Kolaborasi tersebut sekaligus menggambarkan semangat JAKADARA Terpadu, yakni menghubungkan berbagai unsur pelayanan yang berada paling dekat dengan masyarakat agar pelayanan menjadi semakin mudah dijangkau.

Andree menjelaskan, rangkaian GERUDUK yang bersinergi dengan JEBOL TARGET tidak berhenti di Ngropoh. Sepanjang September 2026, pelayanan akan kembali bergerak menyambangi sejumlah padukuhan di Condongcatur.

Setelah Ngropoh, pelayanan dijadwalkan hadir di Padukuhan Gempol pada Kamis, 10 September 2026 di Balai Padukuhan Gempol; Padukuhan Gejayan pada Selasa, 15 September 2026 di kediaman/Kantor Dukuh Gejayan; serta Padukuhan Sanggrahan pada Selasa, 22 September 2026 di Balai Padukuhan Sanggrahan. Seluruh rangkaian pelayanan dijadwalkan berlangsung pukul 14.30–17.00 WIB.

“Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan yang sudah dibawa semakin dekat ke wilayah. Jangan menunggu dokumen dibutuhkan baru melakukan pembaruan. Data kependudukan yang tertib dan mutakhir akan memudahkan masyarakat ketika mengakses berbagai pelayanan,” ujar Andree.

Untuk aktivasi IKD, warga diminta mempersiapkan telepon seluler Android yang telah terpasang aplikasi IKD, alamat email aktif, nomor WhatsApp aktif, serta fotokopi KTP-el.

Selain aktivasi IKD, warga juga dapat memperoleh fasilitasi pelayanan sesuai kebutuhan, antara lain KTP-el, KK, KIA, serta pembaruan data kependudukan.

Dukuh Ngropoh, Nurdin Widodo, mengapresiasi kehadiran pelayanan administrasi kependudukan langsung di wilayahnya. Menurutnya, pola jemput bola memberikan kemudahan karena warga dapat memperoleh pelayanan lebih dekat dari tempat tinggal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapanewon Depok, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, petugas, kader JAKADARA, Agen Perlinsos, dan seluruh pihak yang telah menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung di Padukuhan Ngropoh. Pelayanan seperti ini sangat membantu karena lebih mudah dan dekat dengan masyarakat,” ujar Nurdin.

Pelayanan di Ruang Posyandu Balai Padukuhan Ngropoh turut didukung Dukuh Ngropoh Nurdin Widodo beserta istri, Kaur Tata Laksana Kalurahan Condongcatur beserta staf, kader JAKADARA Ngropoh, Agen Perlinsos Condongcatur, serta jajaran Kapanewon Depok.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak harus berhenti di kantor pemerintahan. Jejaring hingga tingkat padukuhan dapat menjadi penghubung untuk menemukan kebutuhan warga, memberikan pendampingan, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan.

Melalui kolaborasi GERUDUK, JEBOL TARGET, dan JAKADARA, pelayanan adminduk diharapkan semakin responsif, mudah dijangkau, serta mampu mengikuti kebutuhan masyarakat di tengah transformasi pelayanan publik berbasis digital.

Dari Ngropoh, pelayanan itu kembali menegaskan pendekatan sederhana namun penting: bukan hanya warga yang mendatangi pelayanan, tetapi pelayanan juga hadir menjemput warga hingga padukuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *